Knitting,,

my new hobby 😀

diaNVaganza

huah,,sekian lama g nge-post, akhirnya posting lg,,

ok, skrg aku mo crita ttg mrajut,,ato bahasa keren nyaknitting,,(yuu,,keren,,hehe)

merajut tuh kerjaan merangkaikan benang ampe jadi suatu barang rajutan, misal syal, tas, kaos kaki, kupluk, topi, dll.

nah, ngrajut tuh ada 2 teknik, ptama yang teknik breien, yang kedua single needle/hakpen,,skarang aku mo critain ttg make teknik breien,,

keunggulan make cara breien, untuk benang sulam yang g single-yarn, yang bribet, ini lbh enak,,g kan “pabelit” kata orang sunda, g kan kusut2 kesangkut2,,klo ttg kecepatan rajut, itu sih tgangtung jam terbang ama keahlan aja,,hehe

ptama, klo mo ngrajut breien, intinya sih cuma butuh dua hal.

1.benang rajut

Yarn terbuat dari bahan wool yang biasanya digunakan. motifnya beragam, ada yang single color, ada yg multiple color, tergantung selera kita. harganya juga bervariasi, tapi klo dibilang yang paling mahal brarti yang paling bagus motifnya, hm,,aku kurang setuju,,karena bergantung tempat kita beli…

View original post 400 more words

Tekwan (Eps. I)

I wanna eat tekwan >,<

bukit hijau dan berkabut.......

Salah satu makanan paporitku, namanya tekwan, ada yang bilang tekwan mirip kimlo. Asalnya sama dari tempat saya lahir, PALEtekwan.jpgMBANG, my home town. Berhubung saya suka dikirim tekwan kering, jadi ga perlu repot-repot buat tekwannya tinggal buat kuahnya aja hehehehe…..Kalo mo nyari yang jual tekwan kering, di Bandung saya belum tau, tp coba aja ke Pak Raden, yang di jalan Dipati Ukur sebelum UNIKOM, siapa tau ada. Jadi untuk episot ini kita buat tekwan Instan alias tekwannya sudah jadi tinggal bkn kuahnya. Sekarang kita mulai ……

View original post 144 more words

Editor, Bukan Kutu dalam Buku

About Editor

Santai di Kafe P2KP

Sekadar sharing pengetahun niii.. 😉

Diambil dari: http://abinustra.blogspot.com/2008/08/editor-buku-bukan-kutu-dalam-buku.html

Selamat membaca..

EDITOR BUKU, BUKAN “KUTU” DALAM BUKU
sepercik tukar pengalaman

Siapa mau jadi editor?

Editor atau penyunting (buku) barangkali merupakan salah satu profesi yang tergolong langka peminat. Hampir sebagian besar editor yang ada saat ini, tidak pernah membayangkan sebelumnya bahwa pada akhirnya ia harus menggantungkan hidupnya dari profesi ini.

View original post 773 more words

Resensi: Antalogi Rasa

Judul : Antalogi Rasa

Penulis : Ika Natassa

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbitan : 2011

Tebal : 344 halaman

ISBN : 978-979-22-7439-4

Image

Review:

Novel ini bercerita tentang empat sahabat -Keara, Ruly, Harris, Denise- yang bertemu ketika ditugaskan oleh perusahaan tempat mereka bekerja kedaerah pedalaman (red: tidak ada mall dan tempat hiburan semacamnya bagi mereka yang terbiasa tinggal di kota) selama setahun. Hal itu membuat mereka menjadi sahabat baik selama lima tahun diikuti cinta yang rumit antara satu sama lain, Harris mencintai Keara, Keara mencintai Rury, Ruly mencintai Denise. Ditambah konflik antara Harris dan Keara yang membuat  persahabatan mereka ternodai. Denise yang menikah dengan pilihannya sehingga membuat Rury patah hati. Dan masa-masa penantian Keara untuk Ruly yang tak kunjung berakhir.

Novel ini memiliki kelebihan bahasa yang asik dan gampang dimengerti. Konflik yang rumit walau dengan tema yang umum — tentang cinta segitiga antara sahabat tapi sang penulis berhasil membuat ceritanya menjadi semakin menarik untuk dibaca walaupun endingnya sedikit mengecewakan buat saya.